Tidak sedikit dosen yang bertahun-tahun berada pada jenjang akademik yang sama, meskipun aktif mengajar dan terlibat dalam kegiatan kampus. Kondisi ini sering disebut sebagai stagnasi jenjang akademik. Penyebabnya bukan semata-mata kemampuan, melainkan kesalahan strategi dan manajemen karier akademik.
Artikel ini membahas kesalahan umum yang membuat dosen terjebak di jenjang akademik yang sama, serta langkah praktis untuk keluar dari stagnasi.
Mengapa Stagnasi Jenjang Akademik Bisa Terjadi?
Stagnasi umumnya terjadi karena:
- Tidak ada target jenjang yang jelas
- Aktivitas tridharma tidak terarah
- Publikasi tidak sesuai kebutuhan
- Administrasi dan dokumentasi lemah
Tanpa strategi, aktivitas akademik yang banyak pun tidak otomatis berbuah kenaikan jenjang.
1️⃣ Tidak Memiliki Target Jenjang Akademik
Banyak dosen menjalani aktivitas akademik tanpa target jenjang (misalnya: Lektor → Lektor Kepala).
Dampak:
- Publikasi tidak terencana
- Angka kredit tidak terpetakan
- Pengajuan selalu “kurang sedikit”
Solusi:
Tentukan target jenjang dan turunkan ke rencana tahunan (publikasi, penelitian, pengabdian).
2️⃣ Publikasi Tidak Strategis
Kesalahan umum:
- Menulis di jurnal yang tidak sesuai ketentuan
- Mengabaikan posisi kepenulisan
- Terlalu lama menunda submit
Solusi:
Susun peta publikasi yang selaras dengan jenjang yang dituju dan lakukan submit rutin.
3️⃣ Terlalu Fokus Mengajar dan Administrasi
Mengajar dan tugas struktural memang penting, tetapi:
- Jika riset & publikasi terabaikan → jenjang stagnan
Solusi:
Seimbangkan tridharma. Sisihkan waktu khusus menulis dan integrasikan riset dengan pengajaran.
4️⃣ Dokumentasi Kinerja Tidak Rapi
Sering terjadi:
- Bukti kegiatan tercecer
- Sertifikat hilang
- Laporan tidak lengkap
Solusi:
Bangun arsip digital pribadi (folder terstruktur) untuk seluruh bukti tridharma.
5️⃣ Tidak Memahami Regulasi Terbaru
Mengacu pada aturan lama membuat:
- Publikasi tidak diakui
- Angka kredit tidak sesuai
Solusi:
Ikuti sosialisasi kebijakan dan konsultasi dengan tim kepegawaian/penilai internal.
6️⃣ Mengurus Jabatan Saat Sudah Terdesak
Mengajukan kenaikan jabatan di menit terakhir sering berakhir gagal.
Solusi:
Mulai persiapan 1–2 tahun sebelumnya, bukan saat target sudah lewat.
Strategi Keluar dari Stagnasi Jenjang Akademik
Langkah praktis yang bisa dilakukan:
- Tetapkan target jenjang & timeline
- Susun roadmap publikasi
- Perkuat kolaborasi riset
- Rapikan dokumentasi tridharma
- Konsultasi rutin dengan dosen senior
Strategi ini membantu dosen kembali bergerak naik secara terukur.
Kesimpulan
Stagnasi jenjang akademik bukan akhir dari karier dosen. Dengan mengenali kesalahan umum dan menerapkan strategi yang tepat, dosen dapat keluar dari kondisi stagnan dan melanjutkan pengembangan karier akademik secara berkelanjutan. Kuncinya adalah perencanaan, konsistensi, dan ketepatan strategi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar