Evaluasi dan Dampak PKM di Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah


Evaluasi dan Dampak PKM di Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan implementasi nyata Tridarma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. PKM yang dilaksanakan di Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Artikel ini menyajikan evaluasi pelaksanaan serta dampak PKM yang telah dilakukan, sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik dan refleksi peningkatan kualitas kegiatan pengabdian di masa mendatang.



Gambaran Umum Kegiatan PKM

Kegiatan PKM dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai mitra utama. Program dirancang berbasis kebutuhan lapangan, dengan fokus pada:

  • Peningkatan pengetahuan dan kapasitas masyarakat
  • Pendampingan dalam penerapan materi yang diberikan
  • Penguatan peran masyarakat sebagai subjek, bukan objek PKM

Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan dampak yang lebih berkelanjutan.


Metode Evaluasi Kegiatan

Evaluasi kegiatan PKM dilakukan melalui beberapa pendekatan, antara lain:

  • Observasi langsung selama pelaksanaan kegiatan
  • Diskusi dan umpan balik dari peserta
  • Refleksi hasil kegiatan bersama mitra
  • Perbandingan kondisi sebelum dan sesudah pelaksanaan PKM

Metode evaluasi ini digunakan untuk menilai efektivitas kegiatan serta tingkat penerimaan masyarakat.


Hasil Evaluasi Pelaksanaan

Berdasarkan hasil evaluasi, diperoleh beberapa temuan penting:

  • Materi PKM dapat dipahami dengan baik oleh peserta
  • Tingkat partisipasi masyarakat relatif tinggi
  • Metode penyampaian dinilai sesuai dengan kondisi lokal
  • Terjadi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap topik yang diberikan dalam PKM

Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan yang digunakan sudah tepat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.


Dampak PKM bagi Masyarakat

Dampak kegiatan PKM dapat dilihat dari beberapa aspek berikut:

1. Dampak Pengetahuan

Masyarakat memperoleh pemahaman baru terkait materi yang disampaikan, yang sebelumnya belum banyak diketahui atau diterapkan.

2. Dampak Sikap dan Kesadaran

Terjadi perubahan sikap positif, ditandai dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

3. Dampak Keterampilan

Peserta mulai mampu menerapkan materi PKM secara mandiri dan menyesuaikannya dengan kondisi lingkungan masing-masing.


Dampak PKM bagi Institusi dan Dosen

Selain bagi masyarakat, kegiatan PKM ini juga memberikan dampak positif bagi institusi dan dosen, antara lain:

  • Penguatan peran dosen dalam pengabdian berbasis kebutuhan nyata
  • Peningkatan relevansi kegiatan tridarma dengan konteks lokal
  • Menjadi dasar pengembangan program PKM lanjutan yang lebih terarah


Tantangan dan Pembelajaran

Selama pelaksanaan PKM, terdapat beberapa tantangan, seperti:

  • Keterbatasan waktu pendampingan
  • Perbedaan latar belakang peserta
  • Keterbatasan sarana pendukung

Namun, tantangan tersebut menjadi pembelajaran penting untuk perbaikan desain dan strategi PKM di masa depan.


Kesimpulan

Evaluasi dan dampak PKM di Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian yang dirancang berbasis kebutuhan masyarakat mampu memberikan manfaat nyata. PKM ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan berbasis komunitas.

Kegiatan ini menjadi pijakan penting untuk pengembangan PKM yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas di masa mendatang.


Penulis

Adi Jaya Saputra
Dosen – Universitas Dharma Wacana
Bidang Pengabdian kepada Masyarakat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar