RPS yang Baik Itu Seperti Apa? Ini Ciri-Ciri RPS Berkualitas Menurut Praktik Akademik
Artikel ini membahas ciri-ciri RPS yang baik dan berkualitas, bukan sekadar lolos administrasi, tetapi benar-benar berfungsi sebagai panduan pembelajaran dan alat kendali mutu akademik.
RPS yang Baik Bukan Sekadar Lengkap
RPS yang baik bukan hanya soal tabel terisi, tetapi soal keselarasan isi.
RPS berkualitas akan terasa “hidup” saat digunakan mengajar, bukan hanya disimpan di folder.
Secara akademik, RPS yang baik harus:
- Mudah dipahami dosen dan mahasiswa
- Konsisten dari awal hingga akhir
- Bisa dibuktikan implementasinya
1️⃣ CPMK Jelas dan Mudah Diukur
Ciri utama RPS berkualitas adalah CPMK yang jelas dan terukur.
CPMK yang baik:
- Diturunkan langsung dari CPL
- Menggunakan kata kerja operasional (menganalisis, merancang, mengevaluasi)
- Dapat dinilai melalui tugas atau ujian
❌ CPMK yang terlalu umum akan menyulitkan penilaian.
2️⃣ Sub-CPMK Tersusun Logis per Pertemuan
RPS yang baik memiliki alur pembelajaran yang runtut.
Sub-CPMK disusun bertahap dari:
- Pemahaman dasar
- Penguasaan konsep
- Penerapan dan analisis
Ini menunjukkan bahwa pembelajaran dirancang, bukan berjalan spontan.
3️⃣ Materi, Metode, dan Penilaian Saling Terhubung
Salah satu indikator kualitas RPS adalah keterkaitan antara:
- Materi yang diajarkan
- Metode pembelajaran
- Bentuk penilaian
Contoh:
- Jika CPMK menuntut analisis → metode diskusi atau studi kasus
- Jika CPMK menuntut keterampilan → metode praktik atau proyek
RPS berkualitas tidak menempatkan metode dan penilaian secara acak.
4️⃣ Penilaian Transparan dan Adil
RPS yang baik menjelaskan:
- Bentuk penilaian
- Bobot masing-masing penilaian
- Kriteria keberhasilan
Mahasiswa memahami bagaimana mereka dinilai, dan dosen memiliki dasar objektif dalam memberikan nilai.
5️⃣ RPS Digunakan, Bukan Disimpan
Ciri RPS berkualitas yang paling mudah dikenali adalah:
👉 RPS benar-benar digunakan saat mengajar.
Hal ini terlihat dari:
- Materi sesuai RPS
- Penilaian sesuai bobot RPS
- Evaluasi dilakukan di akhir semester
RPS yang tidak digunakan akan mudah terdeteksi saat audit atau akreditasi.
6️⃣ RPS Dievaluasi dan Diperbarui
RPS yang baik adalah dokumen dinamis, bukan dokumen mati.
Evaluasi RPS dilakukan berdasarkan:
- Hasil belajar mahasiswa
- Kendala pembelajaran
- Perkembangan ilmu dan teknologi
Ini menunjukkan adanya budaya mutu akademik.
Kesalahan Umum yang Membuat RPS Terlihat Lemah
Beberapa hal yang sering membuat RPS dinilai kurang berkualitas:
- CPMK tidak terukur
- Materi tidak sesuai Sub-CPMK
- Penilaian tidak selaras
- Tidak ada evaluasi RPS
Kesalahan ini bisa dihindari dengan perencanaan yang matang.
Kesimpulan
RPS yang baik adalah RPS yang jelas, konsisten, dan dapat diimplementasikan. Bukan hanya memenuhi kewajiban administrasi, tetapi benar-benar membantu dosen mengajar dan mahasiswa belajar. Dengan RPS yang berkualitas, pembelajaran akan lebih terarah, adil, dan bermakna.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar